JAKARTA, KOMPAS.com – “Proyek yang sudah dapat diluncurkan seperti halnya proyek-proyek skala besar di Driyorejo Jawa Timur seluas kurang lebih 450 hektare,” kata Direktur Utama Perumnas, Himawan Arief Sugoto di Jakarta, Rabu (19/2/2013).

Himawan juga mengatakan, proyek skala besar lainnya adalah di Medan bekerja sama dengan PTPN II seluas 850 hektare serta melanjutkan program pembangunan 1000 Tower (Menara) Rumah Susun. Ia memaparkan kelanjutan pembangunan 1000 Menara dilakukan di beberapa kota seperti di Jakarta, Cengkareng, Kemayoran, Sentra Timur dan Bekasi serta di Bandung.

Selain itu, lanjut Himawan, melalui anak perusahaan PT Propernas Griya Utama, Perumnas menargetkan mulai membangun hotel di Semarang dan Bandung pada pertengahan 2013.

“Program pembangunan rutin seperti Rumah Sederhana Tapak (RST) di seluruh Kabupaten dan Kota di Indonesia baik untuk PNS maupun masyarakat umum tetap berjalan,” katanya.

Ia mengemukakan, total kontrak pembangunan rumah tahun 2013 mencapai 20.000 unit. Sebagaimana diketahui, Perumnas pada 2012 telah mencapai kinerja cukup baik dengan membubuhkan pendapatan Rp 1,08 triliun dan perolehan laba sebesar Rp 92 miliar sehingga manajemen menargetkan pendapatan dalam action plan 2013 sebesar Rp 1,5 triliun dengan laba sekitar Rp 120 miliar.

Himawan menegaskan, saat ini Perumnas sedang memperkuat dan meningkatkan kompetensi dan produktivitas. Program “New Perumnas” yang ditargetkan tahun 2014 akan diluncurkan bertepatan dengan 40 tahun Perumnas.