Ruang Media

Bagikan:
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Ruang Media

Bagikan:
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Share on print
Berita

Pertama Kalinya Usai Dibentuk, BP Tapera Mulai Salurkan Perumahan Bagi PNS

8 Mei 2021

Pemerintah telah mengalihkan seluruh dana Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Taperum PNS) ke Badan pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) per Maret lalu. Untuk itu, BP Tapera pun segera melakukan penyaluran manfaat pembiayaan initial project 11.000 rumah kepada peserta.

Sebagai langkah awal, BP Tapera bekerja sama dengan Perumnas dan BTN akan menyalurkan 233 unit rumah di Lampung pada 27 Mei mendatang.

“Kami BP Tapera meminta dukungan dari Pemprov Lampung, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Pringsewu, Kabupaten Pesawaran dan Kabupaten Lampung Selatan dari sisi kebijakan, sekaligus meminta bantuan percepatan pendataan baik dari pemberi kerja maupun ASN,” ujar Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana Tapera, Eko Ariantoro dalam keterangannya, Sabtu (8/5).

Program BP Tapera juga mendapat sambutan baik. Menurut Eko, program pembiayaan perumahan BP Tapera disambut positif oleh Pemerintah Daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota.“Dukungan dari segi pendataan peserta Tapera maupun kesiapan teknis lainnya sangat diharapkan oleh BP Tapera dalam menyalurkan pembiayaan rumah di Indonesia,” jelasnya.

Peresmian BP Tapera di Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Jumat (29/3). Foto: Abdul Latif/kumparan

Selain itu, BP Tapera juga melihat secara langsung kesiapan Pesawaran Residence sebagai lokasi akad perdana penyaluran pembiayaan perumahan, baik dari segi kualitas rumah, kondisi fisik rumah, kesesuaian dengan standar teknis dan PSU perumahan. Sehingga PNS peserta Tapera memiliki kesempatan untuk memiliki rumah dengan mudah dan layak huni.

“Setelah akad perdana ini, penyaluran pembiayaan Tapera kepada PNS yang belum memiliki rumah akan terus bergulir di daerah lain seluruh Indonesia,” tambahnya.

Sebelumnya, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan, seluruh dana Taperum PNS telah dialihkan ke BP Tapera.

“Laporan likuidasi akhir sudah kami lakukan dan semua dana sudah dialihkan ke BP Tapera,” ujarnya dalam rapat dengan pendapat dengan Komisi V DPR pada Rabu (31/3/2021).

Adapun dana Taperum PNS yang dikelola Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dialihkan ke BP Tapera berbentuk deposito sebesar Rp 10 triliun. Kemenkeu juga mengalihkan giro sebesar Rp 1 miliar serta mengalihkan dana di kas umum negara sebesar Rp 879,1 miliar.

Kemudian, dana Taperum PNS yang dikelola Kementerian PUPR yang dialihkan ke BP Tapera berbentuk piutang sebesar Rp 16,3 miliar disertai daftar nama debitur, deposito Rp 872,8 miliar, giro Rp 80,13 miliar, dan dana hasil konversi dari aset lainnya Rp 1,98 miliar.

Sumber : kumparan.com

Bagikan :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

Perum Perumnas

Hubungi kami untuk untuk pertanyaan mengenai produk dan layanan perumnas

Copyright © Perum Perumnas – 2021