Kontak

Kantor Pusat

Jl. D.I. Pandjaitan Kav. 11
Jakarta, 13340
(+62 21) 819 4807
Customer Contact Center
(+62 21) 1500 709
ktrpusat@perumnas.co.id

Regional

  • Regional I
    Jl. D.I. Pandjaitan Kav. 11
    Jakarta, 13340
    (+62 21) 819 4807
    Customer Contact Center
    (+62 21) 1500 709
    ktrpusat@perumnas.co.id
  • Regional II
    Jl. D.I. Pandjaitan Kav. 11
    Jakarta, 13340
    (+62 21) 819 4807
    Customer Contact Center
    (+62 21) 1500 709
    ktrpusat@perumnas.co.id
  • Regional III
    Jl. D.I. Pandjaitan Kav. 11
    Jakarta, 13340
    (+62 21) 819 4807
    Customer Contact Center
    (+62 21) 1500 709
    ktrpusat@perumnas.co.id
  • Regional IV
    Jl. D.I. Pandjaitan Kav. 11
    Jakarta, 13340
    (+62 21) 819 4807
    Customer Contact Center
    (+62 21) 1500 709
    ktrpusat@perumnas.co.id
  • Regional V
    Jl. D.I. Pandjaitan Kav. 11
    Jakarta, 13340
    (+62 21) 819 4807
    Customer Contact Center
    (+62 21) 1500 709
    ktrpusat@perumnas.co.id

Kontak Kami

Jika Anda mempunyai pertanyaan mengenai produk dan layanan Perumnas atau ingin menyampaikan Informasi, Saran, Pengalaman, ataupun Keluhan yang dapat memperbaiki kinerja kami, silakan mengisi formulir dibawah.




Pengaduan Konsumen

Jika Anda mempunyai pertanyaan mengenai produk dan layanan Perumnas atau ingin menyampaikan Informasi, Saran, Pengalaman, ataupun Keluhan yang dapat memperbaiki kinerja kami, silakan mengisi formulir dibawah.

Peluang Kerjasama Bisnis

Perum Perumnas memberikan peluang kepada instansi pemerintah/BUMN/BUMD/Swasta/Perorangan untuk dapat bekerjasama dengan prinsip saling menguntungkan dengan mengikuti prosedur/skema bisnis sebagai berikut:

Formulir Peluang Kerjasama Bisnis

Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa

I. Prinsip Dasar Pengadaan



  • Efisien
  • Efektif
  • Terbuka dan bersaing
  • Transparan
  • Adil/tidak diskriminatif
  • Akuntabel


II. Etika Pengadaan

Pejabat/Panitia Pengadaan, Penyedia Barang/Jasa umum, dan para pihak yang terkait di lingkungan Perum Perumnas dalam pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa umum harus mematuhi etika sebagai berikut:



  • Melaksanakan tugas secara tertib, disertai rasa tanggungjawab untuk mencapai sasaran kelancaran dan ketepatan tercapainya tujuan Pengadaan Barang/Jasa umum
  • Bekerja secara profesional dan mandiri atas dasar kejujuran, serta menjaga kerahasiaan dokumen pengadaan barang dan jasa yang seharusnya dirahasiakan untuk mencegah terjadinya penyimpangan dalam Pengadaan Barang/Jasa umum
  • Tidak saling mempengaruhi baik langsung maupun tidak langsung untuk mencegah dan menghindari terjadinya persaingan tidak sehat
  • Menerima dan bertanggung jawab atas segala keputusan yang ditetapkan sesuai dengan kesepakatan para pihak.
  • Menghindari dan mencegah terjadinya pertentangan kepentingan para pihak yang terkait, langsung maupun tidak langsung dalam proses Pengadaan Barang/Jasa umum (conflict of interest).
  • Menghindari dan mencegah terjadinya pemborosan dan kebocoran keuangan perusahaan dalam Pengadaan Barang/Jasa umum.
  • Menghindari dan mencegah penyalahgunaan wewenang dan atau kolusi dengan tujuan untuk keuntungan pribadi, golongan atau pihak lain yang secara langsung atau tidak langsung merugikan perusahaan.
  • Tidak menerima, tidak menawarkan atau tidak menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah, imbalan berupa apa saja kepada siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan Pengadaan Barang/Jasa umum.


III. Jaminan Pengadaan

Jaminan adalah ketentuan mengenai sejumlah uang yang harus disediakan oleh Penyedia Barang/Jasa umum khusus untuk Pengadaan Barang/Jasa umum dengan proses lelang, yang terdiri atas:

  • Jaminan Penawaran.
  • Jaminan Pelaksanaan.
  • Jaminan Pemeliharaan.


IV. Pengadaan Barang/ Jasa umum dengan Lelang Terbatas



  • Berdasarkan Permintaan Barang (PB) dan Permintaan Pengadaan (PP), petugas pengadaan memilih calon peserta lelang dari Daftar Rekanan Terpilih (DRT) dan membuat Surat Permintaan Penawaran Tender.
  • Surat Permintaan Penawaran Tender (SPPT) ditandatangani oleh MD RTKP.
  • PB, PP dan SPPT diserahkan pada Panitia Tender yang sudah terbentuk.
  • Salinan PP dan PB diarsip.
  • Panitia tender memeriksa kesesuaian dokumen dan menandatangani SPPT.
  • Panitia tender melakukan proses tender terbatas dengan membuat undangan ke calon peserta lelang untuk:
    1. Mengambil dokumen tender.
    2. Mengikuti pejelasan pekerjaan.
    3. Memasukkan penawaran / pembukaan penawaran.
    4. Proses tersebut dituangkan dalam bentuk Berita Acara.
  • Menghindari dan mencegah penyalahgunaan wewenang dan atau kolusi dengan tujuan untuk keuntungan pribadi, golongan atau pihak lain yang secara langsung atau tidak langsung merugikan perusahaan.
  • Tidak menerima, tidak menawarkan atau tidak menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah, imbalan berupa apa saja kepada siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan Pengadaan Barang/Jasa umum.


Beasiswa Anak Karywawan Perumnas

X