Ruang Media

Bagikan:
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Ruang Media

Bagikan:
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Share on print
Rilis Berita

Gencar Masuki Konsep Rumah Tapak, Perumnas Gandeng PTPN II

7 Oktober 2020

Jakarta, 7 Oktober 2020 – Perumnas terus gencar mengembangkan kawasan rumah tapak seiring masih tingginya minat masyarakat dalam menyasar rumah tapak di Indonesia. Salah satu langkah adalah menggandeng PTPN II untuk mengembangkan kawasan rumah tapak dengan konsep integrated new township ‘Kota Mandiri Bekala’ di Deli Serdang, Sumatera Utara.

“Kawasan yang diharapkan akan dimulai pembangunannya pada Juli rencananya akan terintegrasi dengan transportasi kereta api di mana stasiun kereta api akan berada tepat di depan kawasan tersebut,” ujar Budi dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (10/7).

Budi menjelaskan, kawasan ini berada di lahan seluas 854 hektare yang mana pembangunannya akan dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama akan berkonsentrasi pada luasan lahan 50 hektare atau setara dengan 2.175 hunian. Lebih dari 50 persen dari unit hunian tersebut akan ditujukan untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kami tidak hanya membangun rumah saja di kawasan Kota Mandiri Bekala ini, tetapi juga terdapat zona komersial dan tak kalah penting adalah terintegrasi dengan transportasi massal,” ucap Budi.

Budi menerangkan konsep yang diisung untuk kawasan rumah tapak ialah terintegrasi dengan transportasi sehingga memudahkan penghuni dalam kegiatan sehari-hari. Tidak hanya di Kota Mandiri Bekala, Perumnas juga telah bekerjasama dengan PT KAI (Persero) dalam pengembangan stasiun baru di Parung Panjang Bogor dengan nama Perumnas Parayasa. Konsep terintegrasi langsung dengan stasiun baru tersebut merupakan kawasan rumah tapak yang yang tengah dikembangkan Perumnas di wilayah Jabodetabek.

Direktur PTPN II Marisi Butar Butar mengatakan saat ini IMB untuk Kota Mandiri Bekala sedang berproses di Pemkab Deli Serdang. Marisi menerangkan lokasi pengembangan Kota Mandiri Bekala adalah milik PTPN II sesuai surat rekomendasi DPRD Sumut No. 1295/18/Sekr tanggal 25 Mei 2018 dan Kementerian ATR/BPN juga telah menerbitkan HGB dengan Nomor 1938/2020 dan 1939/2020 dengan total luas kurang lebih 241 hektare sebagai dasar pengembangan di tahap pertama.

“Kami berharap IMB dapat segera terbit. Pengembangan hunian Kota Mandiri Bekala ini jawaban atas permasalahan kebutuhan hunian yang semakin mahal di kota besar,” ungkap Marisi.

Marisi meyakini hunian ini dapat menjadi pilihan bagi masyarakat sebagai tempat tinggal dengan konsep terintegrasi transportasi. Menurut Marisi, sinergi BUMN dengan mengoptimalkan lahan idle yang ada merupakan angin segar untuk menciptakan kawasan hunian di tengah kota, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Bagikan :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print
Tentang Perumnas

Perumnas merupakan salah satu BUMN yang mempunyai tugas pokok menyediakan perumahan dan pemukiman bagi masyarakat menengah ke bawah.  Beberapa kawasan pemukiman skala besar telah dibangun melingkupi area Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi yang kini telah berkembang, menjadi kota baru dan berfungsi sebangai kota penyangga ibukota Jakarta.  Dengan memiliki cakupan area operasional dari sabang sampai marauke. Perumnas telah membangun di lebih dari 187 kota dan 400 lokasi di seluruh Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai perumnas, silakan kunjungi www.perumnas.co.id

Perum Perumnas

Hubungi kami untuk untuk pertanyaan mengenai produk dan layanan perumnas

Copyright © Perum Perumnas – 2021