Ruang Media

Bagikan:
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Ruang Media

Bagikan:
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Share on print
Rilis Berita

Lunasi Pembayaran MTN Jatuh Tempo, Perumnas Genjot Inovasi

6 Agustus 2021

Jakarta, 6 Agustus 2021 – Perumnas telah melakukan pembayaran untuk Medium Term Notes (MTN) III 2016 yang jatuh tempo pada tanggal 22 Juli 2021 dan MTN II 2016 yang jatuh tempo pada 4 Agustus 2021 masing-masing sebesar Rp 150M dan Rp 230M. Pelunasan MTN ini merupakan bentuk komitmen Perumnas dalam menjaga kredibilitas serta reputasi pembayaran.

“Beberapa langkah strategi sudah kami siapkan sebelumnya untuk pembayaran MTN tersebut. Sama halnya dengan pembayaran MTN-MTN terdahulu, Perumnas selalu komitmen dalam segala bentuk kinerja termasuk urusan pembayaran pelunasan MTN. Kami akan selalu menjaga kredibilitas dan reputasi kami terkait hal ini kepada para investor tentunya,” tutur Budi Saddewa Soediro selaku Direktur Utama Perum Perumnas.
Perumnas pun telah melakukan restrukturisasi utang atas outstanding pinjaman perbankan dan institusi BUMN untuk dapat memperbaiki performa keuangan.

Implementasi atas transformasi bisnis dan operasi sedang dilakukan, hal ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan perusahaan dan peningkatan kinerja perusahaan secara jangka panjang.
Saat ini, Perumnas menempati peringkat idBBB- untuk kemampuan keuangan yang dikeluarkan oleh Pefindo. “Artinya Perumnas memiliki kemampuan yang memadai untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya dan memiliki kepentingan strategis terhadap pemerintah namun masih memiliki tekanan likuiditas yang tinggi akibat dari pandemic covid 19”. Hal ini mengindikasikan walau perlambatan terjadi di tengah pandemi yang masih berlangsung ini Perumnas mampu bertahan dan menggenjot kinerjanya untuk mengejar target,” lanjut Budi.
Beragam terobosan dan inovasi terus digenjot salah satunya dengan konsep hunian terintegrasi transportasi atau yang familiar dengan sebutan TOD (Transit Oriented Development). Kemudian ada juga penerapan sistem precast pada rumah tapak yang bertujuan membangun rumah yang lebih cepat, rapi, dan kualitas yang lebih baik.

Selain itu, Perumnas juga menjadi pelopor revitalisasi pertama di Indonesia, meremajakan rumah susun lama menjadi hunian vertikal yang kapasitasnya lebih besar, melengkapi sarana prasarana sesuai dengan peruntukan serta dengan kualitas bangunan yang excelence.
Sejalan dengan transformasi bisnis, Perumnas diproyeksikan dapat beroperasi dengan lebih baik sehingga mendapatkan peningkatan operating cash flow dalam tahun-tahun mendatang sehingga dapat melakukan pembayaran utang restrukturisasi sesuai dengan schedule yang telah ditetapkan.

“Percepatan penjualan persediaan eksisting Perumnas diharapkan stabil progresif selama tahun 2021 hingga 2024 dengan tujuan untuk meningkatkan likuiditas dan arus kas. Jumlah persediaan nasional Perumnas baik itu jenis Rumah Siap Huni dan Rumah Dalam Pembangunan sekitar 16 ribu unit, atau setara dengan potensi Pendapatan sebesar Rp 4,9 T. Oleh karenanya, segala bentuk transformasi bisnis sedang kami lakukan, seperti digitalisasi marketing, peningkatan strategi partnership maupun penerapan sistem terintegrasi pada proses bisnis agar seluruh target dan pencapaian kinerja Perumnas dapat tercapai dan terus membaik,” papar Budi.

Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menjalankan penugasan Pemerintah dalam menyediakan hunian masyarakat Indonesia. Pengalaman yang sudah tidak diragukan lagi menjadi developer serta terobosan inovasi yang sedang digarap akan menjadi pijakan Perumnas untuk menghadirkan hunian yang affordable di berbagai kota dengan kualitas yang baik pula, tutup Budi.

Bagikan :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print
Tentang Perumnas

Perumnas merupakan salah satu BUMN yang mempunyai tugas pokok menyediakan perumahan dan pemukiman bagi masyarakat menengah ke bawah.  Beberapa kawasan pemukiman skala besar telah dibangun melingkupi area Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi yang kini telah berkembang, menjadi kota baru dan berfungsi sebangai kota penyangga ibukota Jakarta.  Dengan memiliki cakupan area operasional dari sabang sampai marauke. Perumnas telah membangun di lebih dari 187 kota dan 400 lokasi di seluruh Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai perumnas, silakan kunjungi www.perumnas.co.id

Perum Perumnas

Hubungi kami untuk untuk pertanyaan mengenai produk dan layanan perumnas

Copyright © Perum Perumnas – 2021