Ruang Media

Bagikan:
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Share on print

Ruang Media

Bagikan:
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on email
Share on print
Rilis Berita

Usung Semangat Membangun Hunian Untuk Indonesia, Perumnas Fokus di Lebih Dari 46 Kawasan Rumah Tapak

20 Juli 2020

Jakarta, 20 Juli 2020 – Memasuki 46 tahun kiprahnya di penyediaan perumahan bagi masyarakat menengah kebawah, tidak menyurutkan semangat Perumnas dalam membangun hunian untuk Indonesia yang tidak hanya terjangkau namun juga yang berkualitas baik. Setidaknya itulah yang menjadi perhatian khusus Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro di hari jadi Perum Perumnas ke 46 ini.

Kami terus berupaya untuk menghadirkan hunian yang terbaik untuk masyarakat Indonesia dengan selalu memperhatikan tidak hanya dari sisi kualitas tetapi juga yang mampu cepat diterima oleh pasar, ujar Budi disela-sela peluncuran masterbrand baru untuk proyek Perumnas belum lama ini di Jakarta.

Harapan besar kami adalah setiap proyek Perumnas dikenal luas oleh masyarakat Indonesia dengan satu nama yang mudah diingat, oleh karenanya kami menghadirkan brand “Samesta” di setiap penamaan proyek Perumnas, lanjut Budi. Sesuai dengan namanya, kedepan kami berkomitmen untuk terus berinovasi dalam mewujudkan hunian yang berkualitas, harmonis dan berkelanjutan bagi Indonesia.

Terdapat lebih dari 46 proyek kawasan rumah tapak yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali dan NTB akan menjadi fokus kami kedepannya. Semuanya akan mengusung nama Samesta, sehingga lebih identik dengan proyek Perumnas. Pada konsep proyek rumah susun Perumnas pun akan kami namai Samesta, setidaknya di 8 proyek rumah susun Perumnas yang sudah berjalan, pungkasnya.

Dukungan positif juga kami dapatkan dari pemerintah yang dijembatani oleh Kementerian BUMN, dengan ditetapkannya Perumnas untuk mendapatkan dana Penanaman Modal Negara (PMN) sebesar 650 Miliar belum lama ini, tuturnya. Ini akan menjadi amunisi kami dalam mempercepat pembangunan proyek kami yang mayoritas adalah berkonsep kawasan rumah tapak. Bila melihat dari misi Perumnas untuk menciptakan rumah terjangkau, seyogyanya proyek yang kami hasilkan, bagi masyarakat adalah untuk pemenuhan kebutuhan primer papan mereka, tidak untuk investasi semata. Inilah yang selalu kami dorong, bahwa rumah adalah kebutuhan primer bagi masyarakat, bukan investasi dan perlunya keberpihakan pemerintah dalam hal ini, tegasnya.

Kedepannya juga terdapat beberapa penugasan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kepada Perumnas untuk beberapa proyek, namun ini masih dalam tahap penggodokan. Beragam keberpihakan dari pemerintah ini yang memperkuat kami untuk dapat fokus pada pengembangan hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan kami taruh apresiasi yang tinggi akan hal itu, lanjut Budi. Angka backlog yang masih menyentuh 7.6 juta unit di tahun 2019, porsi terbesar berada di kalangan MBR, itulah yang menjadi target kami, paparnya.

Walaupun pandemic Covid 19 ini hampir menghantam setiap industri di Indonesia, tidak terkecuali di sektor perumahan, tetapi saya yakin kondisi ini akan berangsur membaik. Di sisi internal, beragam perbaikan telah kami siapkan terutama yang berkonsentrasi pada sistem Informasi Teknologi, SDM, Proses Bisnis dan Manajemen Resiko yang dikemas dalam sebuah program Transformasi. Sedangkan faktor eksternal diwarnai dengan adanya pernyataan Menteri Keuangan akan terdapatnya proyeksi pertumbuhan ekonomi yang positif di kuartal IV tahun ini sekitar 1.6 persen dan terus mengalami trend positif di tahun depan. Ini yang membuat saya optimis akan berimbas baik pada berbagai sektor fundamental tak terkecuali perumahan, tutupnya.

Bagikan :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print
Tentang Perumnas

Perumnas merupakan salah satu BUMN yang mempunyai tugas pokok menyediakan perumahan dan pemukiman bagi masyarakat menengah ke bawah.  Beberapa kawasan pemukiman skala besar telah dibangun melingkupi area Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi yang kini telah berkembang, menjadi kota baru dan berfungsi sebangai kota penyangga ibukota Jakarta.  Dengan memiliki cakupan area operasional dari sabang sampai marauke. Perumnas telah membangun di lebih dari 187 kota dan 400 lokasi di seluruh Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai perumnas, silakan kunjungi www.perumnas.co.id

Perum Perumnas

Hubungi kami untuk untuk pertanyaan mengenai produk dan layanan perumnas

Copyright © Perum Perumnas – 2021