TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Perum Perumnas telah menyiapkan sejumlah proyek hunian tapak maupun susun di berbagai wilayah untuk lebih memperluas pasarnya pada tahun ini.

“Kami siap menjangkau pasar yang lebih luas di tahun ini dan mendukung kebijakan pemerintah dalam kepemilikan hunian masyarakat untuk peningkatan kesejahteraan yang tentunya akan memberikan efek berganda (multiplier effect) ke depannya,” kata Direktur Utama Perum Perumnas Budi Saddewa Soediro, Kamis (27/1/2022).

Menurutnya, pada tahun ini akan fokus pada penyelesaian inventory dan proyeksi penjualan sebanyak 5.734 unit atau meningkat 110 persen dari tahun sebelumnya dengan target pendapatan di tahun ini sebesar Rp1,6 triliun.

Budi menyebut, dengan Kementerian PUPR, Perumnas juga meningkatkan pembangunan hunian layak bagi masyarakat melalui Program Sejuta Rumah (PSR).

“Ke depannya akan diwujudkan satu lokasi pilot project untuk kawasan perumahan dan permukiman yang terintegrasi dan tertata dengan baik,” paparnya.

Dalam hal ini, kata Budi, Kementerian PUPR akan memberikan dukungan kepada Perumnas terkait prasarana, sarana dan utilitas, drainase, jalan akses serta instalasi air bersih.

Selain itu, kinerja Perumnas juga akan terdorong melalui monetisasi aset perusahaan dengan membuka peluang para investor untuk memiliki aset-aset properti BUMN, atau melakukan partnerships melalui mekanisme yang sudah ditetapkan.

Aset properti yang dimiliki Perumnas akan dilepas dalam jumlah besar, yang berlokasi di Jabodetabek dan kota besar lainnya bentuk rumah susun dan rumah tapak.

Budi menyebut, pada tahun ini pemerintah akan menyalurkan PMN sebesar Rp1,56 triliun sebagai salah satu stimulus untuk dapat dikelola dan dimanfaatkan bagi keberlangsungan bisnis Perumnas, sebagai upaya memulihkan kembali serta mempercepat progres pembangunan rumah rakyat.

“Diketahui tahun 2021, Perumnas telah melampaui target pendapatan sebesar Rp701 miliar, berkat adanya stimulus pemerintah berupa insentif PPN, uang muka 0 persen dan program korporasi yang juga berimplikasi pada peningkatan penjualan rumah Perumnas,” tutur Budi.