Genjot Kinerja, Perumnas Lakukan Serah Terima Unit Hunian TOD Berkonsep Smart Home di Dua Lokasi

Hunian layak huni dan nyaman menjadi aspek yang difokuskan
pemerintah maupun stakeholder ekosistem perumahan. Selain memiliki sarana prasarana
baik seperti aliran listrik, sanitasi dan sumber air bersih yang layak, di era digital seperti saat
ini, adanya akses terhadap koneksi internet menjadi salah satu kebutuhan yang dibutuhkan
masyarakat pada suatu hunian. Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia
(APJII), pada tahun 2022-2023 pengguna internet di Indonesia mencapai 215,63 juta orang
atau 78,75?ri total populasi. Angka yang menunjukkan betapa besarnya kebutuhan
maupun permintaan internet oleh masyarakat Indonesia.

Melihat perkembangan teknologi yang ada serta besarnya kebutuhan masyarakat akan
koneksi internet, Perumnas sediakan fasilitas koneksi internet pada produk huniannya,
termasuk di TOD Samesta Mahata Margonda, Samesta Mahata Serpong dan Samesta Mahata
Tanjung Barat.

“Perumnas akan selalu berusaha memberikan fasilitas terbaik pada produk hunian kami, tak
terkecuali pada TOD ini. Added value berupa seamless connectivity akan terus kami tawarkan
bagi penghuni, baik itu kemudahan konektivitas pada akses transportasi umum maupun
koneksi tanpa batas melalui fasilitas internet yang disediakan”, ujar Tambok Setyawati selaku
Wakil Direktur Utama Perum Perumnas.

Terpasangnya koneksi internet pada hunian TOD, juga merupakan salah satu respon
Perumnas terhadap tren pembangunan hunian yang mengarah pada konsep smart home,
termasuk diantaranya konsep 360 Life yang diterapkan di Samesta Mahata Margonda.
Tersedianya koneksi internet yang mumpuni pada beberapa titik strategis akan mendukung
produktivitas maupun digital lifestyle para penghuni TOD.

“Tidak hanya sebatas menyediakan koneksi internet, kami juga memberikan layanan hunian
berbasis teknologi dan internet secara menyeluruh bagi para penghuni, seperti ICT smart
home, easy access, CCTV dan entertainment”, tambah Tambok.

Tambok menambahkan, penerapan konsep smart home di apartemen TOD Perumnas akan
menciptakan lingkungan yang lebih nyaman, aman, efisien, dan berkelanjutan bagi penghuni.
Selain itu, hal ini juga dapat membantu dalam membangun komunitas yang lebih terhubung
dan mendukung gaya hidup modern yang terintegrasi dengan teknologi.

Fasilitas smart home merupakan salah satu bentuk progress pengembangan hunian bernilai
tambah yang disediakan Perumnas. Melalui penyediaan fasilitas yang lengkap dan mengikuti
kebutuhan penghuni, Perumnas akan terus berusaha memberikan yang terbaik bagi
konsumen. Komitmen pelayanan berkelanjutan pun terus dilakukan dengan serah terima unit
hunian TOD Perumnas secara bertahap. 

“Dari 379 unit hunian Samesta Mahata Serpong, sejak akhir Oktober 2023 ini telah dilakukan
serah terima unit secara bertahap kepada konsumen. Kemudian, di Samesta Mahata Tanjung
Barat pun, dari 441 unit hunian telah dilakukan serah terima unit bertahap sebagai bentuk
komitmen Perumnas dalam pelayanan konsumen secara maksimal”, ujar Imelda Alini Pohan
selaku Direktur Pemasaran Perum Perumnas.

Di lain itu, Perumnas juga menyambut baik dan berterima kasih dengan adanya kebijakan
Pemerintah dengan memberikan insentif bebas pajak pertambahan nilai (PPN) untuk
masyarakat yang membeli rumah dengan harga di bawah Rp 2 miliar.

“Kita harapkan dengan demikian, sektor properti dan perumahan akan meningkat kegairahan
dari sisi pembeli maupun pengembang. Karena rumah di bawah Rp 2M diharapkan kalau
permintaannya naik, sektor properti akan meresponnya”, ujar Menteri Keuangan, Sri
Mulyani.

Program bebas PPN ini turut menjadi momen pas bagi masyarakat yang sudah berencana
membeli hunian dalam waktu dekat dan Perumnas siap mendukung adanya program ini.

“Dengan adanya kebijakan baru dari pemerintah atas pembebasan PPn di sektor properti,
sudah barang tentu merupakan angin segar bagi Perumnas diharapkan dapat mendongkrak
kinerja kami kedepannya. Dimana bila melihat kinerja YoY pada kuartal ketiga, Perumnas
mengalami pertumbuhan positif sebesar 23%”, tutup Tambok.

 


Sumber :