Siap Optimal dan Integrasikan Area Publik, Perumnas Jajaki Kerja Sama dengan PT ITJ

Jakarta, 15 Desember 2023 – Kebutuhan hunian di kota-kota besar, termasuk Jakarta, menjadi
salah satu topik utama dalam permasalahan backlog hunian nasional. Adanya keterbatasan
lahan dan kepadatan penduduk menjadi sebagian faktor dari permasalahan tersebut. Data
dari Badan Pusat Statistik menunjukkan kepadatan penduduk di Ibukota adalah yang tertinggi
di Indonesia, yaitu mencapai 16.125 jiwa per kilometer persegi.

Melihat persoalan tersebut, Perumnas sebagai BUMN pengembang hunian masyarakat
gencar melakukan berbagai inovasi, termasuk salah satunya mengembangkan hunian high
rise dengan konsep transit-oriented di wilayah Jabodetabek.

“Hunian high rise dapat menjadi solusi pada kebutuhan hunian di kota yang kepadatan
penduduknya sangat tinggi. Maka dari itu, hunian berkonsep TOD yang diinsiasi Perumnas
sudah sepatutnya menjadi tren pembangunan hunian secara berkelanjutan di kota besar”,
ujar Budi Saddewa Soediro selaku Direktur Utama Perum Perumnas. 

Budi pun menambahkan, Perumnas akan terus aktif melakukan pengembangan hunian di
kota besar, termasuk salah satunya menjajaki kerja sama dengan berbagai instansi &
stakeholder terkait. Adanya kolaborasi yang terjalin bertujuan untuk menciptakan solusi
terhadap berbagai permasalahan yang terfokus pada kota-kota besar.

Setelah sebelumnya berkolaborasi dengan berbagai instansi BUMN dalam pembangunan
hunian berkonsep TOD, kali ini Perumnas menjalin kerja sama dengan anak usaha PT MRT
yaitu PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) dalam mengembangkan kawasan berorientasi transit
dan sekitarnya. Penandatanganan kerja sama kedua instansi dilakukan oleh Direktur
Pemasaran Perum Perumnas, Imelda Alini Pohan, dan Direktur Utama ITJ, Yulham
Ferdiansyah Roestam di Samesta Mahata Tanjung Barat (11/12).

“Kerja sama yang kami jalin dengan PT Integrasi Transit Jakarta nantinya akan terfokus ke
beberapa hal, namun utamanya adalah dalam bentuk aktivasi ruang baik ruang terbuka hijau,
area komersial berupa pop up store maupun aktivasi ruang yang kaitannya dengan
optimalisasi lahan, aset idle dan inventori perumnas lainnya yang dapat dikerjasamakan
melalui skema kemitraan revenue ataupun profit sharing”, ujar Imelda.

Kerja sama dengan PT ITJ merupakan bukti proaktifnya Perumnas dalam memahami tren
preferensi masyarakat khususnya generasi muda dalam bepergian di Ibukota. Lokasi hunian
yang strategis dan mudah dijangkau transportasi umum, ditambah fasilitas mumpuni
menjadikan hunian berkonsep TOD salah satu tren hunian yang perlu dikembangkan di kotakota besar.

Imelda pun menambahkan sebagai pilot project pada kerja sama ini, Perumnas dan PT ITJ
akan fokus dalam mengembangkan ruang terbuka hijau di Apartemen Samesta Mahata
Tanjung Barat, dan tidak menutup kemungkinan dilanjutkannya kolaborasi yang sama di
hunian Perumnas lainnya.

Melanjutkan tren positif hunian berorientasi transit, Perum Perumnas dan PT ITJ akan
berberupaya menggabungkan berbagai macam fungsi dalam satu kawasan. Fungsi yang tidak
hanya terfokus pada hunian semata, namun juga akses dan peningkatan sarana kegiatan
publik yang jauh lebih aksesibel serta ramah lingkungan.

“Melalui kolaborasi ini, Perumnas akan melanjutkan perannya dalam membangun hunian
pada cakupan pasar yang lebih luas. Bersama PT ITJ, kami akan mencoba merealisasikan
potensi pengembangan kawasan terorientasi transit di tengah kota Jakarta dengan
pembangunan hunian yang dipadupadankan dengan tata ruang dan moda transportasi
perkotaan”, tutup Budi. 


Download Rilis
Siap Optimal dan Integrasikan Area Publik, Perumnas Jajaki Kerja Sama dengan PT ITJ