Perum Perumnas membangun hunian modern berupa apartemen di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Hunian ini menargetkan para generasi milenial dan pasangan muda yang membutuhkan tempat tinggal.
Hunian bernama Samesta Sentraland Cengkareng tersebut dilengkapi fasilitas taman bermain, kolam renang, area komunal dan komersial, serta transportasi yang terintegrasi.
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo pun meresmikan langsung hunian dengan preferensi gaya hidup kontemporer generasi milenial saat ini. Ia bilang, ini merupakan langkah transformasi bagi Perumnas.
“Ini tentunya bagian dari transformasi. Saya minta benar-benar waktu itu dengan tim direksi untuk mengembangkan marketing dan desain yang baik. Walaupun ini rumah FLPP, tapi wajahnya tidak boleh kalah dengan wajah yang kelas menengah atas,” ujarnya pria yang akrab di sapa Tiko itu saat peresmian, Senin (13/5/2024).
Pada kawasan Samesta Sentraland Cengkareng, Perumnas telah menyelesaikan tahap pertama yakni Tower Bunaken. Tower ini terdiri dari 20 lantai yang mencakup 239 unit hunian rusunami/subsidi dengan skema FLPP, serta 894 unit hunian Anami.
Tower ini berisikan hunian mulai dari tipe studio ukuran 22,3 meter persegi hingga tipe 2 kamar tidur ukuran meter persegi. Adapun nilai investasi dari pembangunan Tower Bunaken senilai Rp 537,02 miliar.
Tiko menuturkan, pihaknya ingin Perumnas memiliki wajah baru dengan menyediakan produk hunian yang lebih modern.
Perumnas pun diminta untuk mampu menjawab tantangan ke depan yakni kebutuhan masyarakat akan hunian yang terintegrasi dengan transportasi publik.
“Jadi sekarang kita ingin wajah Perumnas berubah dengan produk yang lebih modern,” kata dia.
Direktur Utama Perumnas Budi Saddewa Soediro mengatakan, dari total unit yang ada pada Tower Bunaken dialokasikan sebanyak 20 persen untuk konsumen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang berupa rusunami.
Menurutnya, penyediaan hunian ini merupakan upaya perusahaan sebagai BUMN yang menyediakan produk hunian dengan harga yang terjangkau dan berkualitas.
“Kami terus berinovasi menghadirkan hunian-hunian yang mempunyai added value dalam menciptakan ruang hidup yang menyelaraskan kenyamanan, fungsionalitas, dan daya tarik estetika bagi semua penghuninya,” kata Budi.
Adapun kawasan Samesta Sentraland Cengkareng berada di atas lahan seluas 4.5 hektar. Selain Tower Bunaken, kawasan ini nantinya akan memiliki 4 tower lainnya yang akan dibgun bertahap oleh Perumnas.
Samesta Sentraland Cengkareng pun diharapkan menjadi solusi hunian modern masa kini yang disesuaikan untuk mendukung gaya hidup milenial.
Sebagai informasi, harga hunian di Samesta Sentraland Cengkareng Tower Bunaken berkisar antara Rp 200 juta hingga Rp 900 juta per unit. Namun, unit seharga Rp 200 jutaan sudah ludes terjual.
Dengan demikian, hunian yang tersedia adalah dengan harga Rp 600 juta hingga Rp 900 juta. Adapun hingga saat ini sebanyak 746 unit di Tower Bunaken telah terjual.