Incar Anak Muda, Perumnas Jual Rumah di E-Commerce

Perumnas mulai menjual rumah di
e-commerce dengan menggaet aplikasi Blibli. Aksi ini dilakukan demi memperluas
penjualan rumah, terutama ke kalangan anak muda sekaligus mengurangi backlog
hunian.

Kerja sama dilakukan Direktur
Pemasaran Perum Perumnas, Imelda Alini Pohan dan Group Head Emerging Category
Blibli, Edward Kilian Suwignyo, di Booth Perumnas Jakarta Fair, Hall C-2 No 26,
JIExpo Kemayoran. Imelda mengatakan kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas
jangkauan market properti dan memperkenalkan produk-produk hunian Perumnas
melalui 39 proyeknya di seluruh Indonesia kepada segmen milenial yang semakin
mendominasi pasar properti.

“Dengan kolaborasi ini,
Perumnas dan Blibli akan meluncurkan beragam inisiasi pemasaran yang inovatif
dan menarik, menyesuaikan dengan gaya hidup serta preferensi generasi
milenial,” katanya dalam keterangan resmi, Selasa (2/7). 

Beberapa kerja sama yang
dilakukan di antaranya kolaborasi bundling kepemilikan hunian Perumnas pada
platform Blibli, campaign yang menyuguhkan promosi diskon eksklusif, penawaran
khusus, dan aktivitas marketing interaktif yang akan diaplikasikan baik melalui
platform Blibli maupun event offline.

Kerja sama dengan Blibli
merupakan langkah strategis bagi Perumnas dalam menyasar segmen market online
khususnya generasi milenial yang kini menjadi salah satu segmen pasar terbesar
di industri properti.

“Kami percaya, melalui platform
digital yang dimiliki Blibli, potensial buyer akan semakin mudah mengakses
hunian Perumnas,” tutur Imelda.

Group Head Emerging Category
Blibli, Edward Kilian Suwignyo, mengatakan Blibli melalui ekosistem perdagangan
omnichannel dan gaya hidupnya, saat ini dapat memenuhi hampir 90 persen
kebutuhan masyarakat Indonesia. Kategori home and living merupakan salah satu
yang berkembang cepat di Blibli.

“Dalam platform Blibli, konsumen
dapat menemukan 13 juta ragam produk home dan living dari merek tepercaya,
hingga produk elektronik rumah tangga dengan harga terjangkau dan opsi
pembayaran yang aman, dalam ekosistem yang nyaman dan menguntungkan,”
ujarnya

Sumber : Kumparan