Bank Sampah Binaan Perumnas Ajak Warga Pilah Sampah

Bank Sampah Binaan Perumnas Ajak Warga Pilah Sampah

Perum Perumnas kian menegaskan komitmennya terhadap tanggung
jawab sosial dan keberlanjutan terhadap lingkungan dengan membina Kelompok Bank
Sampah di  Perumnas Parung Panjang,
Bogor.

 

Tambok Setyawati selaku Wakil Direktur Utama Perumnas,
menyampaikan apresiasinya terhadap aktivitas kelompok ini. “Kelompok ini
berfokus pada pemberdayaan wanita dalam pengelolaan bank sampah warga, yang
tidak hanya memberikan manfaat ekonomi dari hasil penjualan pilah sampah,
tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan masyarakat setempat untuk menekan
angka stunting anak-anak”, tutur Tambok.

 

Kali ini, kelompok bank sampah tersebut berkesempatan
memberikan edukasi pilah sampah kepada warga sekitarnya di Sentraland Paradise
Parung Panjang Bogor pada event Sosialisasi & Edukasi Kelola Sampah Dari
Rumah yang diselenggarakan oleh Synergy Lady Leaders.

 

“Kami menyambut baik atas setiap program yang tidak hanya
memberdayakan wanita, tetapi juga memberikan dampak positif yang luas bagi
masyarakat. Dengan program ini, kita melihat bagaimana sesuatu yang sederhana
seperti pengelolaan sampah dapat membawa perubahan yang signifikan, baik dari
segi ekonomi maupun kesehatan. Ini adalah bukti nyata bahwa pemberdayaan
masyarakat dapat dimulai dari hal kecil namun memiliki dampak yang besar,”
ungkapnya.

 

Dalam program pengelolaan bank sampah ini, ibu rumah tangga
memainkan peran penting sebagai agen perubahan. Mereka terlibat aktif dalam
kegiatan memilah sampah rumah tangga, yang kemudian dikumpulkan dan diolah
menjadi kerajinan tangan. Produk-produk kreatif ini tidak hanya menjadi sumber
penghasilan tambahan, tetapi juga digunakan untuk mendukung operasional
posyandu setempat.

 

Pendapatan dari penjualan hasil olahan sampah ini telah
memberikan kontribusi yang signifikan peningkatan kebutuhan gizi bagi balita di
Posyandu Nusa Indah, Perumnas Parung Panjang, yang secara langsung berdampak
baik dalam mengurangi angka stunting di Parung Panjang. Ketua Posyandu Nusa
Indah, Ayi Entin Kartini, menuturkan tercatat dari 2020-2024, atas adanya
program ini telah memberikan kontribusi bagi penurunan stunting sebesar 83% di
wilayah setempat.

Sumber : visi news