JAKARTA, investor.id – Perum Perumnas memperluas akses masyarakat terhadap hunian terjangkau melalui transformasi pemasaran digital. BUMN ini tak hanya membangun rumah, tapi juga menciptakan ekosistem kepemilikan hunian yang lebih mudah, cepat, dan inklusif.
Direktur Pemasaran Perumnas Imelda Alini Pohan mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung Program Pemerintah 3 Juta Rumah serta visi Asta Cita Presiden RI dalam hal pemerataan pembangunan dan perlindungan sosial. Fokus utama Perumnas adalah menjangkau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) lewat hunian subsidi yang tidak hanya terjangkau, tapi juga aman dan nyaman.
“Perumnas menghadirkan sistem cluster dengan satu akses, keamanan 24 jam, CCTV, jalan beton, dan teknologi smart home untuk meningkatkan kualitas hidup penghuni,” ujar Imelda dalam keterangan pers, Minggu (15/6/2025).
Menurut Imelda, salah satu inovasi digital yang dikembangkan adalah kemitraan dengan Blibli, yang melahirkan toko daring properti pertama di platform e-commerce Indonesia. Lewat kanal ini, calon pembeli bisa melakukan simulasi KPR hingga pemesanan unit secara online. Tak hanya itu, teknologi smart home hasil kolaborasi dengan Telkomsel juga sudah digunakan di ribuan unit hunian Perumnas.
Transformasi ini juga diperkuat dengan revitalisasi kawasan, integrasi moda transportasi publik (TOD), serta desain hunian kekinian yang sesuai kebutuhan generasi muda dan keluarga muda.
“Transformasi ini bukan hanya soal digitalisasi, tapi juga cara baru Perumnas dalam membangun keterhubungan emosional dengan masyarakat, terutama generasi pembeli rumah pertama,” jelas Imelda.
Imelda menambahkan, kampanye #GampangPunyaRumah dijalankan di berbagai kanal digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Kampanye ini mengangkat narasi keluarga dan gaya hidup, dengan harapan membangun persepsi baru bahwa punya rumah bisa lebih mudah dan realistis.
Perumnas juga menggandeng berbagai institusi pendidikan seperti Universitas Indonesia, IPB, Prasetiya Mulya, hingga Universitas Muhammadiyah, guna menyediakan hunian bagi tenaga pendidik dan mahasiswa. “Skema khusus ditawarkan agar proses kepemilikan rumah jadi lebih ringan,” papar Imelda.
Tak hanya menyasar sektor formal, Imelda menegaskan, Perumnas juga merancang program khusus untuk pekerja informal seperti mitra ojek online, UMKM, pekerja lepas digital, hingga kreator konten. Skema pembiayaannya disesuaikan dengan karakteristik penghasilan mereka.
Hingga kini, Perumnas telah menjalin lebih dari 81 kolaborasi B2B dengan institusi seperti BPJS Ketenagakerjaan, sejumlah BUMN, dan perusahaan swasta, menghasilkan pemesanan lebih dari 600 unit dalam dua tahun terakhir.
“Dengan value proposition berupa hunian aman, nyaman, dan terjangkau, kami terus berkomitmen mendukung pemenuhan kebutuhan hunian masyarakat Indonesia melalui pendekatan yang relevan dengan era digital,” tutup Imelda.
Nama Sumber : Investor.id