Hunian kini disadari tidak hanya sebagai tempat tinggal. Namun keberadaan koneksi internet menjadi kebutuhan bagi masyarakat yang kini disadari pengembang.
Kebutuhan akan hunian modern yang terintegrasi dengan akses internet yang memadai dan teknologi terkini juga menjadi selaras dengan tingginya angka backlog perumahan di Indonesia yang masih didominasi oleh generasi muda.
Menurut data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pada tahun 2024, pengguna internet di Indonesia mencapai 221 juta orang atau 79,5?ri total populasi. Angka tersebut mencerminkan besarnya tuntutan dan permintaan akan layanan internet di kalangan masyarakat Indonesia.
Menyadari hal tersebut, Perumnas berkolaborasi menggandeng Telkomsel untuk menghadirkan ekosistem Smart Living dengan konektivitas internet yang mumpuni di berbagai proyek hunian Perumnas yang tersebar di seluruh Indonesia.
Program kolaborasi ini merupakan babak baru atas program-program inisiasi lainnya yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2023 dan Perumnas telah berhasil mencapai pertumbuhan yang positif secara pendapatan di mana terjadi peningkatan sebesar lebih 30%.
Seremoni penandatanganan nota kesepahaman kolaborasi kali ini dilakukan oleh Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro dan Direktur Utama Telkomsel, Nugroho di Kantor Pusat Telkomsel, Jakarta.
Budi mengatakan bahwa inisiasi ekosistem Smart Living ini adalah salah satu bentuk kerja sama positif kedua institusi guna menyediakan hunian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga mendukung mobilisasi dan memudahkan aktivitas keseharian penghuni.
Perumnas akan berkomitmen memberikan fasilitas terbaik pada setiap produk huniannya. Added value berupa seamless connectivity akan terus kami tawarkan bagi penghuni, baik kemudahan konektivitas pada akses transportasi umum maupun koneksi tanpa batas melalui fasilitas internet yang disediakan, ujar Budi.
Sumber : Liputan6.com