Dukung Program 3 Juta Rumah, Kementerian BUMN melalui Perumnas Kembangkan Hunian Green Living di Samesta Pasadana

Kab.Bandung, 31 Desember 2024– Sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung program
pemerintah dalam pembangunan 3 juta rumah, Perum Perumnas terus berperan aktif dalam
penyediaan hunian terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia. Salah satu kontribusi
nyata Perumnas melalui pengembangan kawasan perumahan terjangkau yang mengusung
konsep green living demi menciptakan lingkungan yang berkelanjutan dan sehat bagi
penghuninya. Seperti yang dikembangkan pada Samesta Pasadana, proyek hunian landed
Perumnas yang berlokasi di Kabupaten Bandung.

Pengembangan proyek Samesta Pasadana ini mendapat dukungan dari berbagai stakeholder
terkait, termasuk diantaranya Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Melalui program bantuan pembangunan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU), Kementerian PKP
turut mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pendukung di kawasan tersebut.

Untuk melihat dan memastikan progres serta keberlanjutan pengembangan Samesta Pasadana,
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, bersama PJ Gubernur
Jawa Barat, Bey Machmudin melakukan tinjauan langsung ke lokasi proyek (30/12). Dalam
kesempatan ini, Menteri PKP menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, BUMN, dan
pemangku kepentingan lainnya dalam menyediakan perumahan berkualitas yang sesuai dengan
kebutuhan masyarakat.

“Saya setiap kunjungan ke perumahan mau bertemu warga karena ujung semua kebijakan itu
untuk warga penghuni sebagai konsumen. Untuk itu saran saya dikumpulkan semua aspirasi
warga untuk ditindaklanjuti, seperti tadi ada warga yang minta dibangunkan masjid, mulai
dibangun tahun depan ya karena ini aspirasi warga,” kata Menteri Ara.

Kunjungan Menteri Maruarar ini merupakan salah satu rangkaian dalam tinjauannya pada
proyek-proyek Perumnas, setelah sebelumnya meninjau proyek Perumnas lainnya bersama
Menteri BUMN Erick Thohir di Samesta Mahata Margonda Depok, Samesta Mahata Tanjung
Barat Jakarta, serta aset Perumnas di Blok K Pulogebang. Tinjauan ini juga dilaksanakan untuk
memastikan kesiapan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah dengan skema Fasilitas Likuiditas
Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) di 2025.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro, menyampaikan bahwa
proyek Samesta Pasadana adalah wujud inovasi Perumnas dalam memenuhi kebutuhan hunian
masyarakat modern yang ramah lingkungan.

“Kementerian BUMN melalui Perumnas berkomitmen untuk mendukung program pemerintah
dalam penyediaan hunian terjangkau dan berkualitas. Proyek Samesta Pasadana hadir dengan
konsep green living yang mengedepankan keseimbangan antara hunian dan lingkungan sehat
serta pengembangan hunian dengan skema FLPP bagi MBR. Dukungan dari pemerintah,
termasuk Kementerian PKP melalui bantuan PSU pun menjadi hal yang sangat kami apresiasi
dan dapat menjadi dorongan signifikan dalam percepatan pengembangan proyek ini”, ujar Budi.

Perumnas terus berkomitmen untuk mengalokasikan hunian FLPP pada setiap proyeknya,
termasuk pada Samesta Pasadana yang 48?ri total hunian merupakan hunian subsidi dengan
skema FLPP. Dengan konsep green living, proyek Samesta Pasadana dirancang untuk
menciptakan ruang terbuka hijau yang optimal, penggunaan material ramah lingkungan, konsep
drainase berwawasan lingkungan seperti kolam retensi, serta infrastruktur pendukung yang
efisien. Hal ini sejalan dengan visi Perumnas dalam menghadirkan solusi perumahan yang
berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak dan sinergi yang baik, Perumnas optimis dapat terus
berkontribusi dalam pencapaian target program 3 juta rumah pemerintah serta meningkatkan
akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau.

 


Download Rilis