PT. KAI melakukan uji coba akses baru untuk penumpang di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan.
Akses baru ini dikhususkan untuk penumpang yang menuju ke Peron 1 tujuan Depok, Citayam, Nambo, Kota Bogor.
Pintu masuk dan keluar kini berlokasi di bangunan yang berada di atas rel kereta.
Lokasi itu sebelumnya hanya berupa area transit penumpang jika hendak ke toilet atau menggunakan fasilitas stasiun lainnya.
Pengamatan Kompas.com di lokasi, diperkirakan membutuhkan waktu hingga tujuh menit sebelum menjumpai mesin tap-in kartu.
Hal ini dihitung sejak turun dari jembatan penyebrangan orang (JPO) Tanjung Barat.
Dari titik itu, beberapa plang penunjuk arah mengarahkan para penumpang KRL Commuter Line untuk berjalan lurus menyusuri trotoar.
Diperkirakan, penumpang harus berjalan sekitar 20-30 meter sebelum akhirnya bertemu dengan penjaga keamanan yang mengarahkan untuk masuk ke dalam lobi gedung.
Lobi itu terlihat terkoneksi dengan stasiun, ditambah dukungan informasi dari papan yang dipasang berisi keterangan arah tujuan akses tersebut.
“Stasiun Tanjung Barat, Mahata Tower – Griya, Mahata Tower – Prasada 1, Mahata Tower – Prasada 2” isi papan tersebut.
Setelah masuk ke lobi, penumpang yang hendak masuk stasiun akan langsung menaiki eskalator di sebelah kiri.
Lalu, penumpang masih harus menaiki beberapa anak tangga sebelum akhirnya melihat lorong pintu keluar stasiun. Seluruh ruko itu dilabeli “Samesta Mahata Tanjung Barat, Coming Soon!” dengan logo BUMN, Perumnas, dan Samesta di bagian pojok atas kiri.
Kemudian, tepat setelah melewati lorong berbagai ruko, barulah terlihat papan bertuliskan pintu masuk Stasiun Tanjung Barat dan mesin tap in. Rangkaian perjalanan ini terhitung memakan waktu tujuh menit dengan kondisi berjalan kaki dengan kecepatan normal.
Nama Sumber : Kompas.com