“Transformasi ini mencerminkan dedikasi Perumnas untuk mendukung visi pemerintah, dalam menyediakan perumahan yang memadai untuk semua lapisan masyarakat,” kata Tiko dalam keterangannya, Senin, 13 Mei 2024.
Senada, Direktur Utama Perumnas, Budi Saddewa Soediro menjelaskan, total nilai investasi Samesta Sentraland Cengkareng yang mencapai Rp 537,02 miliar ini, telah digunakan untuk pengembangan sebanyak 1.193 unit pada satu tower.
Sebagai informasi, kawasan Samesta Sentraland Cengkareng ini berdiri di atas lahan 9.842 m2, dengan total luasan lahan kawasan sebesar 4,5 hektare. Proyek ini menjadi hunian apartemen Perumnas yang telah rampung diselesaikan atas tahap pertamanya, yaitu Tower Bunaken, sejak Agustus 2016 dan serah terima unit secara berkala mulai Agustus 2019.
Sumber : viva.co.id