Perumnas Siap Bangun 123 Ribu Unit Rumah Konsep TOD di Lahan BUMN

Jakarta, TopBusiness – Perusahaan Umum (Perum) Perumnas mendukung program 3 juta rumah dengan membangun hunian di lima titik lahan milik perseroan dan milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Lima lokasi awal yang segera dibandung itu berada di wilayah Jabodetabek, yakni di wilayah Pulo Gebang (Jakarta Timur), Stasiun Cicayur (Banten), Stasiun Jurang Mangu (Tangsel), Klender dan Jonggol (Jawa Barat).

Total lahan tersebut seluas 729 hektare untuk tahap awal dapat dibangun hunian mencapai 123.000 unit.

“Sebagian besar asetnya adalah milik Perumnas dan ada beberapa yang dimiliki oleh KAI. Milik KAI ini semuanya ada di stasiun. Artinya nanti dikembangkan menjadi konsep Transit Oriented Development (TOD),” ujar Direktur Perum Perumnas, Budi Saddewa usai Rapat Koordinasi di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, yang dikutip Selasa (11/2/2025).

Adapun, kawasan TOD itu nantinya bakal dibangun di atas Stasiun Cicayur, Stasiun Jurang Mangu dan juga Blok K Pulo Gebang yang dekat dengan Terminal Pulo Gebang. Kemudian, Perumnas juga bakal merevitalisasi Rusun Klender serta membangun hunian tapak di wilayah Jonggol, Jawa Barat.

Pemerintah mengambil langkah strategis dengan menggandeng sektor swasta dan BUMN dalam pelaksanaan program pembangunan tiga juta rumah.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan sinergi antara BUMN dengan pengusaha besar, menengah, kecil, serta lokal merupakan langkah nyata dalam merealisasikan arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Seperti arahan Bapak Presiden Prabowo, bagaimana negara dalam konteks ini BUMN bersinergi juga dengan para pengusaha besar, menengah, kecil, dan pengusaha lokal,” ujar di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (10/2/2025).

Ara menyampaikan apresiasinya kepada Menteri BUMN Erick Thohir yang cepat merespons kebutuhan program ini. Ara menyebut kesigapan Erick merupakan langkah konkret untuk mendukung pembangunan rumah rakyat.

 


Nama Sumber : TopBusiness