Kabar BUMN – Perum Perumnas kembali meluncurkan satu tower baru di lingkungan apartemen Sentraland, Medan.
Keberadaan apartemen ini hasil revitalisasi rumah susun (rusun) Sukaramai Medan yang sebelumnya cukup menjadi perhatian.
Perum Perumnas mengubah nama kawasan residensial tersebut setelah proses revitalisasi.Direktur Utama Perumnas Budi Saddewa Soediro menjelaskan, revitalisasi rusun menjadi apartemen merupakan salah satu bukti nyata peran Perumnas dalam melakukan penataan permukiman kumuh dan padat, serta memperbaiki wajah kota.“Dengan kualitas hunian dan fasilitas umum yang lebih berkualitas, kami yakin Apartemen Sentraland Medan ini dapat menyerap kebutuhan hunian yang lebih banyak dan lebih nyaman,” tambahnya.
Secara keseluruhan Apartemen Sentraland Medan akan memiliki 4 tower dengan 2.616 jumlah unit hunian dan kios yang disediakan.Salah satu tower yang sudah siap huni, Tower Barcelona, memiliki 530 unit.
416 unit di antaranya diperuntukkan bagi penghuni lama rusun Sukaramai yang telah mendapatkan unit hunian baru pengganti di tower ini secara cuma-cuma.
Direktur Pemasaran Perumnas Imelda Alini Pohan menyampaikan, Tower Santorini yang baru saja launching merupakan tower kedua.Tower ini memiliki 594 unit hunian yang terdiri dari tipe studio, 1 BR dan 2BR serta 155 unit kios yang dapat digunakan bagi UMKM lokal setempat.
Unit hunian pada Tower Santorini tersedia mulai dari harga Rp400 jutaan dengan promo spesial potongan harga sebesar Rp5 juta. Selain lokasi yang strategis, fasilitas yang mumpuni menjadi salah satu nilai jual utama Apartemen Sentraland Medan. Dengan fasilitas seperti swimming pool, jogging track, playground, shopping centre dan berbagai fasilitas lainnya dapat meningkatkan kualitas hidup penghuninya sekaligus menarik minat konsumen milenial,” lanjut Imelda.
Ke depannya, Perumnas berencana akan melakukan revitalisasi rusun Klender di Jakarta dan kota lainnya.
Adanya program revitalisasi yang berkelanjutan ini diharapkan akan menciptakan lebih banyak kawasan layak huni dan menciptakan lebih banyak ketersediaan hunian bagi masyarakat.“Upaya revitalisasi ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat dengan menciptakan lingkungan hidup yang nyaman, bersih dan aman serta menjadi contoh bagi perkembangan perumahan yang berkelanjutan,” tutup Budi.***
Sumber : Kabar BUMN